Rabu, 05 Maret 2014


    Apasih Access Point itu? 



Pada postingan kali ini saya akan memperkenalkan Access Point TP-Link ,
Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote , seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.
Access Point berfungsi sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel, di access point inilah koneksi data/internet dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal semakin luas jangkauannya.

Cara Konfigurasi Access Point TP Link :
kali ini saya mengkonfigurasi pada merk TP-Link TL-WA701N

Untuk memulai konfigurasi access point ini, lakukan langkah-langkah berikut dengan teliti dan sabar ya serta fokus :
  1. Sama seperti mengkonfigurasikan access point lainnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara access point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Secara default, IP yang tertera pada label access point jenis ini adalah 192.168.1.1 dan netmask 255.255.255.0.

  2. Setelah itu, nyalakan access point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai.

  3. Setelah itu koneksikan access point dengan laptop dengan menggunakan kabel straight.

  4. Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut. Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa IP default access point jenis ini adalah 192.168.1.1, namun pada praktek ini saya menggunakan access point yang IP address-nya diubah yaitu 10.10.7.1 Maka ketikkan IP 10.10.7.1 pada address bar, lalu tekan Enter pada keyboard.

  5. Setelah itu akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required. Isikan username dengan admin dan isikan password dengan admin. Kemudian klik OK.
         Kemudian akan muncul sebuah halaman web seperti berikut :

  1. Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP), main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

  1. Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilihWireless Setting.

  2. Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID(nama jaringan), Region, Channel , dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Dalam hal ini saya membuat nama jaringan (SSID) yaitu tujuh. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

  1. Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Dalam hal ini saya melakukan pengaturan range user sebanyak 10 client dari 10.10.7.10 - 10.10.7.20. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

  1. Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.

  1. Sistem access point akan restart dalam beberapa saat yang diindikasikan oleh persentasi seperti gambar berikut :

Setelah proses restarting selesai, maka selanjutnya adalah lakukan pengetesan jaringan access point yang baru dibuat. Gunakan sebuah laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama tujuh. Kemudian lihatlah IP DHCP yang diperoleh laptop tersebut selama terkoneksi dengan jaringan tujuh. Tentunya IP yang didapatkan akan berada pada range 10.10.7.10 sampai 10.10.7.20.

Demikianlah cara mengkonfigurasi access point TP-Link TL-WA701N , selamat mencoba semoga sukses dan lancar .
Sekian postingan saya kali ini tentang access point semoga bermanfaat.
Terima Kasih.


Posted on 02.53 by msupiannor

No comments

Senin, 13 Januari 2014

MESIN PEMOTONG PADI - RICE COMBINE HARVESTER

Teknologi ini pada mulanya berasal dari Cina dan Amerika .


 Dengan melibatkan teknologi tinggi, produksi padi di Amerika dilakukan besar-besaran. Untuk satu keluarga petani saja, bisa menggarap ratusan hektar di satu lokasi. Tidak seperti di negeri kita yang melibatkan banyak orang dalam membudidaya padi, di Amerika pekerjaan-pekerjaan tersebut diambil alih oleh mesin-mesin canggih. Sebagai contoh, panen padi 100 hektar dikerjakan menggunakan mesin traktor besar dan cukup dikendalikan oleh dua atau tiga orang saja.




Dengan mengunakan mesin ini akan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan, cepat, bersih, dan efisien. mesin ini sangat efisien, karena dalam 1½ jam dapat memanen padi seluas 1 ha, bahkan dalam waktu satu hari Combine Harvester dapat memanen padi seluas 6 ha.




Mesin ini bisa dikendarai langsung oleh manusia. Alat mesin ini sudah dipakai di beberapa wilayah pertanian Indonesia, khususnya Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.


Di luar negeri mesin ini sudah lama berkembang namun di Indonesia belum terlalu banyak karena masih banyak petani Indonesia yang memanen padi secara manual seperti menggunakan traktor dan proses perontokan padi pun masih menggunakan landasah perontok secara manual.




Jadi dengan mesin ini bisa membuat pertanian di Indonesia lebih maju lagi dan hasil panen nya pun bisa lebih bagus dan banyak lagi.

Posted on 16.24 by msupiannor

No comments